Aku dan DesaKu
Bismillahirohmanirohim....
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh....
Perkenalkan nama saya Tri Nurrahmadaniah, Aku tinggal di Jalan Jeruju besar, Desa Sungai Udang ,Dusun Karya Utama RT 006 /RW 008 nomor 215 ,Kecamatan Sungai kakap, Kabupaten Kubu Raya. Di tempat inilah aku dilahirkan dan dibesarkan hingga aku tumbuh berkembang seperti ini tempat ini mengukir sejarah dan untuk menceritakan masa depan ku. Desa yang damai yang segar,rindang akan pepohonan dan tumbuhan-tumbuhan nya, di desa ku pun tentram dengan lalu-lalang orang ramai.
Di masa kecilku tepatnya 6 tahun yang lalu sebelum aku menjenjang sekolah Madrasah Tsanawiyah hingga Madrasah Aliyah di pondok pesantren Darussalam sengkubang tempat inilah yang mengukir sejarah aku bermain, bercanda, bergurau, suka, dan cita bersama dengan teman-temanku.
Tempatku sangat dikenal dengan sebutan Sungai Udang, Sungai Udang itu adalah Di mana tempat yang mengukirkan sejarah Kenapa bisa disebut Sungai Udang. Sejarah disebutnya Sungai Udang Mengapa disebut Desa Sungai Udang Itu ada cerita dibalik nya,
karena pada zaman dahulu Ini adalah bahkan disebut dengan kampung Desa ini damai dan di desa ini mempunyai sungai yang cukup luas, besar, bersih, jernih dan tidak tercemar.
Pada zaman dahulu sungai ini sangat banyak memiliki udang atau disebut dengan tempat tinggal udang karena banyaknya udang tersebut, mendengar dan melihatnya ada salah satu warga orang kampung ku terobsesi ingin mendapatkannya dan menjadi geram dengan adanya udang tersebut karena udang itu di jual dengan harga mahal dan rasanya pun enak dan lezat tetapi jika diambil dengan dipancing itu pendapatannya tidak terlalu banyak orang yang di kampungku lalu mulailah ada pikiran untuk menyetrum atau meracuni sungai tersebut padahal dengan cara menyetrum dan meracuni itu membuat sungai tercemar tetapi mereka tetap saja melakukannya karna terlalu obsesi untuk mendapat udang dengan hasil banyak dengan cara yang cepat walaupun beresiko untuk sungai tersebut tetapi mereka pun tetap mereka melakukannya nya pada malam hari Kenapa karena agar semua warga tidak menyaksikannya dan yang mendapatkannya pun hanya orang yang menyetrum dan meracuni sungai tersebut di hari ada orang yang kampung ku yang menyadari bahwa adanya penyetruman sungai tersebut dan hewan-hewan yang ada di sungai pun bertimbulan karena mati sebab racun yang ditaburkan di sungai tersebut tetapi sungai tersebut sudah berbeda dengan sekarang sebab tidak terawat, terurus dan banyak org yang memasang keramba ikan hingga tidak ada celah untuk melihat keindahan sungai seperti zaman dahulu,Maka sampai sekarang disebutlah sungai udang.
Sekian lah cerita kampung yang saya ketahui kurang lebihnya Mohon dimaafkan .
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...